Sabtu, 20 September 2014

just because two words

Setelah pulang dari bimbel bersama teman aku seperti biasanya mengecek hp dalam hati berkata "ngecek medsos dulu den barangkali ada yg bikin aku fly high :D". langsung saja aku mengecek bbm ku, "yang ngechat ngga ada, yasudah lah biarkan, sekarang saatnya melihat pemberitahuan." ucapku. dan saat melihat pemberitahuan, seketika aku terbujur lemas sambil merebahkan diri di pulau kapuk ku, "masa aku ngga salah liat nih tumben amat dia bikin pm", tp kenapa pm nya itu bikin aku down seketika karena dalam pm itu berisi "mulai pendekatan" "sama siapa dia pdkt apakah aku tidak akan bisa bersamanya?" ucapku dalam hati. aku begitu terpuruk walaupun hanya karena dua kata yg mencekam bagiku itu. mungkin kalian anggap aku terlalu possesif ataupun berlebihan. akupun mulai meneteskan air mata sambil mengingat masa kita masih sering bercanda ria. Aku berbicara dalam hati "andai bisa ku ulang waktu, andai bisa ku ungkapkan perasaan ku padamu, andai bisa aku tertawa bersamamu lagi :'(, apakah itu hanya mimpi yg tak akan bisa aku gapai". Aku mulai memejamkan mataku dan berharap esok akan lebih baik dan aku sudah melupakan pm itu. Tapi nyatanya aku memang tak bisa melupakan pm itu hingga dua hari kedepan setelah pm itu muncul. Saat dia chat dengan ku, sambil ku tunggu balasannya aku melihat pemberitahuan lagi "ada apa yah siang ini " ungkapku. Setelah aku lihat lihat aku mengscrool up ddan scrool down touchscreen handphone ku ternyata tanpa sadar dia membuat pm lagi "pendekatan lanjut" sontak aku terheran heran siapa sih orang yg di sukai oleh dia pertanyan itu semakin tumbuh di pikiran ku. Perubahan sikapnga juga membuatku bingung yg tadinya sering bercanda dengan kuĂ  sekarang saling menatap pun tidak. Malam pun tiba, aku termenung dikesendirian malam dan kesunyian malam walau langit penuh bintang. Sambil melihat bintang aku berguman "bintang, apakah kau tau sedang apa orang yg aku sayangi?, bintang apakah dia tau disini ada seorang perempuan yg sangat menyayanginya, apakah dia juga menyayangi ku?" Setiap aku melihat bintang malam aku pasti teringat sama dia. Entah siapa orang yg ia sukai aku tak peduli asalkan dia bahagia meski harus aku yg terluka. its not my real story but i know a girl know this story

0 komentar:

Posting Komentar

 
I'M Secret Admirer Blogger Template by Ipietoon Blogger Template